Logo Indonesia

Bahas Isu-Isu Stratejik dan Global, CSPS-SKSG-UI Menemui Direktur SKSG-UI

  Admin cspsui.com    Informasi Seputar Kegiatan CSPS CSGS SKSG UI    15-01-2024 17:38

Bahas Isu-Isu Stratejik dan Global, CSPS-SKSG-UI  Menemui Direktur SKSG-UI

JAKARTA - Tim peneliti Center for Strategic Policy Studies (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) telah bertemu dan bersilaturahmi dengan Direktur SKSG UI, Athor Soebroto, S.E., M.M., M.Sc., Ph.D., pada Jumat (5/1/24) sore, bertempat di Gedung SKSG - Sekolah Ilmu Lingkungan (SIL) UI, Kampus UI, Salemba, Jakarta.

Dalam pertemuan di awal tahun 2024 ini, Tim peneliti CSPS SKSG UI dipimpin langsung oleh Ketua CSPS SKSG UI, Guntur Subagja Mahardika, S.Sos., M.Si. Beliau turut didampingi oleh Wakil Ketua CSPS SKSG UI, Dr. Nyoman Astawa, M.Si., M.Phil., Sekretaris CSPS SKSG UI, Dr. (Candidate) Yanuardi Syukur, S.Sos., M.Si., dan Bendahara CSPS SKSG UI, Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Turut hadir Wakil Direktur SKSG UI, Dr. Eva Achjani, S.H., M.H., dalam pertemuan yang berlangsung akrab dan dinamis ini. Lalu secara simbolis, Ketua CSPS SKSG UI, Guntur Subagja Mahardika, memberikan dua buah tas CSPS SKSG UI sebagai cinderamata, masing-masing kepada Direktur dan Wakil Direktur SKSG UI.

Selain itu, karya-karya ilmiah dan produk keilmuan CSPS SKSG UI pun diberikan kepada Direktur dan Wakil Direktur SKSG UI. Tujuannya ialah untuk memperkenalkan program-program berbasis riset dari CSPS SKSG UI kepada pimpinan SKSG UI.

Misalnya dua jilid Policy Brief terbaru hasil karya peneliti CSPS SKSG UI yang membahas seputar pemilihan umum 2024 serta peran politik luar negeri dan keketuaan Indonesia di ASEAN (Association of Southeast Asian Nations).

Lalu ada pula buku berjudul Bank Muamalat Reborn yang proses penulisan danĀ  penerbitannya didukung penuh oleh CSPS SKSG UI. Buku ini ditulis oleh A. Iskandar Zulkarnain, S.E., M.M., C.R.P., C.I.F.M., G.R.C.P., C.I.B., dan Anif Punto Utomo.

Sejumlah permasalahan stratejik dan global yang terjadi di Indonesia dan berbagai belahan dunia pun turut dibahas dalam pertemuan ini. Antara lain tentang praktik genosida, dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat oleh tentara zionis Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat, Palestina.

Persoalan lain yang turut dibahas ialah perang dan konflik militer antara Ukraina versus Rusia, bergabungnya Kerajaan Arab Saudi dan Republik Islam Iran dalam organisasi BRICS (Brazil, Russia, India, China and South Africa), serta dinamika hubungan Indonesia - Australia di dalam forum konsuktasi MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia).

Lebih lanjut, hal-hal terkait dinamika pesta demokrasi berupa Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, yang prosesnya sedang berlangsung, juga turut dibahas dalam pertemuan ini. Apalagi Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia setelah Republik India dan Amerika Serikat.

Pemilu Tahun 2024 di Indonesia juga menjadi sangat kompleks karena waktu yang bersamaan antara Pemilihan Legislatif, Pemilihan Senator (Dewan Perwakilan Daerah) dan Pemilihan Presiden Republik Indonesia (RI). Apalagi pemilu serentak merupakan pengalaman pertama bagi bangsa Indonesia sehingga hal ini turut dibahas dalam pertemuan.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Peneliti CSPS SKSG UI.

Tag: #Politik

Langganan