Logo Indonesia

Refleksi 78 Tahun Kemerdekaan RI: Pembangunan Papua - Edisi 1

  Admin cspsui.com        24-08-2023 15:00

Refleksi 78 Tahun Kemerdekaan RI: Pembangunan Papua - Edisi 1

Pada Kamis, 17 Agustus 2023, Republik Indonesia (RI) tepat berusia 78 tahun. Tentu banyak peristiwa, baik suka maupun duka, yang dialami masyarakat dan pemerintah RI selama 78 tahun terakhir, sejak Proklamasi 17 Agustus 1945 hingga kini.

Alhamdulillah, penulis bersyukur memiliki kesempatan untuk hadir langsung dalam "Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2023" di Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam Upacara di Istana Merdeka, penulis melihat peristiwa yang sangat menarik, yakni penampilan dua grup musik asal Papua, Musik Anak Coment (M.A.C) dan Shine of Black (SOB). M.A.C membawakan lagu "Cuma Saya," sedangkan SOB menyanyikan lagu "Jang Ganggu".  MAC merupakan binaan dari Papua Youth Creative Hub (PYCH).

Melihat penampilan dua grup musik asal Papua itu, penulis pun merasa takjub karena lirik lagu khas dialek Papua yang mereka nyanyikan dapat berpadu harmonis dengan nada-nada musik jaz, rok dan hiphop yang indah. Fenomena ini mengingatkan penulis terhadap pesatnya pembangunan fisik dan nonfisik di Papua selama beberapa tahun terakhir.

- PON XX / PON Papua 2021

Salah satu momentum paling fenomenal ialah penyelenggaraan "Pekan Olahraga Nasional (PON) XX / PON Papua 2021" yang dibuka secara resmi oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, pada Sabtu, 2 Oktober 2021, serta ditutup secara langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, Prof. Dr. (H.C.) Drs. KH. Ma'ruf Amin, pada Jumat, 15 Oktober 2021.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah kemerdekaan RI, Provinsi Papua menjadi tuan rumah PON XX yang mengusung moto "Torang Bisa!". Bahkan berbagai infrastruktur olahraga telah dibangun oleh  pemerintah RI.

Menurut data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, seperti dijelaskan Wakil Menteri (Wamen) PUPR RI saat itu, John Wempi Wetipo, S.H., M.H., pada Senin, 4 Oktober 2021, terdapat tujuh lokasi (venue) olahraga yang disiapkan demi mendukung penyelenggarakaan PON XX Papua. 

Tujuh lokasi olahraga itu, antara lain Arena Akuatik dan Istana Olahraga (Istora) Papua Bangkit di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur; serta Arena Kriket dan Lapangan Hoki (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Tiga lokasi olahraga lainnya ialah Arena Sepatu Roda di daerah Bumi Perkemahan Waena, Arena Dayung di atas Teluk Youtefa, dan Arena Panahan di Kampung Harapan, Disrik Sentani Timur.

Selain itu, Kementerian PUPR RI telah menyelesaikan pembangunan prasarana dan infrastruktur pendukung untuk PON XX Papua, yakni pembangunan enam rumah susun untuk wisma atlet di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Merauke.

Prasarana lainnya dibangun oleh Kementerian PUPR RI ialah Jalan Telaga Ria -Khalkote - Dapur Papua di Kabupaten Jayapura sepanjang 5,16 Km, serta peningkatan kapasitas Jalan Merauke-Kuprik-Tanah Miring sepanjang 7,36 Km untuk mendukung kegiatan olahraga balap motor di Kabupaten Merauke, lengkap dengan drainase dan sanitasinya.

Informasi terkait pembangunan infrastruktur dan Prasarana pendukung PON XX Papua di atas diperoleh dari laman: https://www.pu.go.id/berita/pagelaran-pon-xx-papua-wamen-pupr-tunjukkan-kesiapan-infrastruktur-di-tanah-papua.

Lebih lanjut, "Stadion Utama Lukas Enembe" atau dikenal "Stadion Harapan," dahulu bernama "Istora Papua Bangkit," berlokasi di Kompleks Olahraga, Kampung Harapan, Kelurahan Nolokla, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. 

Stadion Lukas Enembe dapat menampung lebih dari 40.000 penonton dengan desain mirip rumah adat Papua, Honai. Bahkan stadion ini mendapat tiga rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI), antara lain kategori struktur atap baja lengkung bentang terpanjang dengan dimensi 90 meter.

Dua rekor MURI lainnya untuk Stadion Lukas Enembe ialah kategori atap tanpa sambungan dan mengerucut terluas berukuran 7.300 meter persegi, serta kategori instalasi terpanjang dan diameter terbesar textile duct dengan dimensi ring internal 477 meter, diameter cincin luar sepnajnag 70 meter, serta diameter cincin dalam sepanjang 56 meter.

Informasi ini ditulis oleh Gabriel Imanuel Palayukan pada 7 September 2021, seperti dikutip dari laman  https://kumparan.com/gabriel-imanuel-palayukan/pembangunan-infrastruktur-menjelang-pon-xx-papua-1wTwIMRwN4u/full.

- Kesimpulan

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur dan prasarana Provinsi Papua dan Papua Barat di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo cukup pesat di bidang olahraga, seni dan budaya. Bahkan Pemerintah RI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mampu berkolaborasi mewujudkan sejarah baru Papua sebagai Tuan Rumah PON XX.

Suasana di atas tentu menjadi agin segar dan pendorong motivasi masyarakat Indonesia untuk bangkit dan terus bergerak maju di masa depan, seiring peringatan 78 Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI. Dirgahayu Negeriku, Indonesia, Sekali Merdeka Tetap Merdeka, Merdekalah Selama-Lamanya.

Keterangan Foto: Kamis, 17 Agustus 2023, "Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2023," di Istana Merdeka Jakarta. Foto Bersama Ketua CSPS SKSG UI, Guntur Subagja Mahardika, S.Sos., M.Si.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Peneliti Center for Strategic and Policy (CSPS) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI).

Tag: #Populer

Langganan